Saturday, 18 September 2010

SANTO - Anak Majikan dan Tukang Kebunnya - bag.2



Tapi biar bagaimanapun aku masih sangat haus ingin mereguk keremajaan tubuh anak majikanku. Meminum sperma panas Santo.

Maka mulutku kembali mendekati batang tegak itu. Lidahku kujulurkan, menempelkannya pada kepala kontolnya. Kemudian ujung lidahku mulai menjelajahi kepala kontol itu. Mula-mula ujung lidahku menyapu daerah bulatan kepala kontolnya, dan celah lubang kencing miliknya.

Santo mengerang. Dia sudah LUPA penderitaan kesakitan yang barusan dia rasakan

Setelah beberapa kali sapuan disekitar bulatan kepala kontol, dan lubang kencing, lidahku turun ke sekitar parit antara batang dan bulatan kepala kontol. Kujilati daerah parit itu bolak-balik. Kurasakan tubuh Santo bergetar. Kulirik keatas, kulihat Santo memejamkan matanya. Dia pasti merasakan geli enak akibat jilatanku disitu. Tangannya meremas rambutku semakin keras.

Kedua tanganku mencengkeram bongkahan pantat Santo dengan erat. Kepalaku bergerak-gerak, kadang maju mundur kadang berputar-putar tepat di depan selangkangan Santo. Batang kontol milik Santo, keluar masuk mulutku. Pipiku mengempot menyedot-nyedot batang itu.

Tangan kanan Santo memegang belakang kepalaku, meremas-remas rambutku. Sementara tangan kirinya kulihat meremas-remas dadanya sendiri. Matanya terpejam-pejam, dari mulutnya keluar suara seperti orang kepedasan.

“Ssshhhh.....ssshhh.......,”

Sedangkan dari mulutku keluar suara-suara kecapan. Aku sangat menikmati oral yang kulakukan pada Santo. Aku benar-benar merindukan hal ini. Rasanya pengen bersyukur. Ah, gak peduli bersyukur sama siapa, yang pasti aku bersyukur dengan apa yang kualami saat ini.

Aku masih asik menyelomoti batang Santo. Sesekali kulepaskan dari mulutku, kemudian ku kocok dengan tanganku. Setelah dua atau tiga kali kocokan, kembali kumasukkan kedalam mulutku. Lidahku mulai menjalar ke bawah. Menjalari buah pelernya yang kehitaman dan penuh rambut. Bentuknya mirip rambutan deh. Kuhisap buah itu kuat-kuat. Kumasukkan keduanya sekaligus dalam mulutku. Kuhisap kuat-kuat didalam mulutku. Santo menggelinjang.

Senjata kelelakian Santo kuperosokkan dalam-dalam ke mulutku hingga menyentuh tenggorokkanku. Aku mengerang, mendesah sambil bergumam meracau. Tanganku juga ikut mengelusi batangnya kekar dan keras itu. Sesekali lidah dan bibirku menjilati batangnya hingga ke pangkal dan bijih pelernya, sampai akhirnya tubuh Santo berkelojotan

”Ooooooggghhhhh....”

CRROOOTTT... CROOOTTT... CROOOTTTTT
dengan teriakan Santo menggelontorkan sejumlah besar cairan pejuh kedalam mulutku, memuaskan dahagaku akan kesegaran air mani lelaki remaja..

Sedot-lah pejuh kekasihmu, minumlah air kencingnya!, jilat keringatnya dengan ragamu!, dan reguk lendir sperma dengan segenap jiwamu!. Indah dan nikmat sekali!. 

Kupeluk Santo
'Enak nggak?, Santo suka kontolmu kuhisap?' tanyaku nakal.

”Hmmmm... Mas. Enak sekaliiihhhh Mas' katanya masih sambil tergetar.

Aku maklum karena ini adalah pejuh perjaka pertamanya, klimaks pertama seperti aku pernah merasakan pada saat aku klimaks pertama diisep oleh buruh tetangga di kampungku, PAK JOKO dahulu..

Itulah malam AWAL SEJARAH yang mengukuhkan hubungan PERCINTAAN TERLARANG antara seorang pria dewasa dengan seorang bocah lelaki yang masih remaja, antara ANAK MAJIKAN dengan TUKANG KEBUNNYA..


KETAGIHAN SPERMA PERJAKA SANTO

Sejak dua kejadian itu, aku nampaknya benar-benar jadi TEROBSESI pada Santo dan berusaha MENGULANGI perbuatan itu sekali lagi, dan LAGI, dan LAGI dan hampir setiap ada kesempatan.

Entah kenapa aku makin sering saja ingin ngisep kemaluan Santo dan MENYUSU cairan pejuh dia.

Apa mungkin ketika aku masih bayi, ibuku kurang memberi aku ASI?, Sehingga aku selalu kehausan mendamba guyuran pejuh Santo. Bahkan aku juga MEMUJA2 lubang duburnya yang selalu kujilati dan kuhisapi dengan sepenuh hati dan jiwaku.     ( http://ceritapanaslelaki.blogspot.com/

Santo tak pernah menolak segala bujukan dan kecabulanku, mungkin karena dia sendiri pasti MULAI merasakan kenikmatan dan kepuasan jasmaniah yang kuberikan kepadanya.

Tapi walau Santo terbilang masih remaja kecil, jauh di ALAM BAWAH SADARNYA dia mungkin merasa bahwa perlakuanku adalah perbuatan yang SALAH dan tak wajar dilakukan oleh seorang TUKANG KEBUN yang sudah dewas terhadap ANAK MAJIKAN yang masih kecil yang sama berjenis kelamin sejenis, sehingga ditengah deraan kenikmatan dan sedotan mulutku terkadang Santo merintih:

”Kenapa gue jadi begini Mas?, kenapa Mas Herman buat gue enak begini Mas?”

Mungkin karena seringnya Santo kucumbui dan kuisep, AKTIFITAS HORMON KELELAKIAN Santo meningkat DRATIS dalam beberapa minggu terakhir!!. 

Kuperhatikan ukuran penis Santo BERKEMBANG PESAT sampai keukuran yang termasuk FANTASTIS, makin besaaaar, makin panjaaaang dan makin kerasssss.  

Bulu bulu halus di sekujur tubuh Santo terlihat bertumbuhan makin SUBUR dan menyeruak lebih lebat.  Dan Santo rupanya terlahir sebagai LAKI LAKI PERKASA.  Kantung pelirnya terus menerus BERPRODUKSI seperti pabrik alami yang menghasilkan BERLITER LITER lendir sperma yang sepertinya tak pernah habis untuk memuaskan napsu dahagaku. 

Akhirnya aku sampai pada batas kenekadan aku untuk mencabuli anak majikanku, aku ingin MENJARAH KEPERJAKAAN yang seutuhnya dari Santo.

Walaupun kusadari Santo adalah remaja yang masih dibawah umur, tapi aku akan mengajari dia untuk melakukan tugas sebagai LAKI LAKI DEWASA, jadi PEJANTAN sesungguhnya pada usia yang terlampau muda belia.


MENGAJARI ANAK MAJIKAN JADI LELAKI DEWASA

Suatu hari, saat rumah sedang kosong, aku sengaja merangsang birahi Santo dengan memutar DVD gay porno yang memperlihatkan persenggamaan antar sesama lelaki dengan cara bersodomi.

Santo menatap nanar ke layar TV dan sama sekali TIDAK PERDULI atau sudah terbiasa saat pakaiannya kulepas satu persatu sampai dia sepenuhnya telanjang bulat.... aku merasa Santo bangga memperlihatkan ketelanjangan tubuhnya, dia mungkin tahu aku MEMUJA tubuh remajanya.....

Aku yakin, Santo adalah seorang remaja lelaki yang bakal menjadi seorang laki-laki perkasa dalam banyak hal, termasuk dalam hal SEKS.  Kucium pipi Santo, sembari meraba2 dada dan bahunya.

Kuangkat kepalanya, lalu kukecup bibirnya perlahan.
"Ah...anak ini bermental baja," pikirku.

Aku semakin bersemangat mengisap bibir merah itu. Sekali yang bawah, sekali pula yang sebelah atas.

"Santo, keluarkan lidahmu, biar Mas Herman emut..."

Tanpa tunggu beberapa detik, saat itu juga Santo menjulurkan lidahnya. Uh....lembut sekali lidah itu. Aku mengulum dan mengemutnya perlahan ddan lembut. Aku melihat Santo memajamkan matanya.

Hatiku bersorak. Santo benar-benar mampu menikmatinya, batinku.

Gantian kujulurkan lidahku ke dalam rongga mulutnya.   ( http://ceritapanaslelaki.blogspot.com/
Santo awalnya tidak bereaksi. Aku mempermainkan lidahku di dalam rongga mulutnya, sampai sesekali aku mencapai langit-langitnya. Nah, pada saat itulah, Santo BERANI mengisap lidahku, dalam sekali sampai aku merasakan lidahku sakit dihisap sampai jauh. Dan yang membuatku BAHAGIA, adalah saat Santo MEMELUK tubuhku dengan erat.

Perlahan, tanganku masuk ke dalam celana boxernya. Aku menarik boxer dia ke bawah perlahan-lahan.

Setelah tiba di lutut kakinya, dengan kakiku aku meneruskan melorotkan boxer Santo ke bawah, sampai dia sendiri mengangkat kakinya bergantian, agar kolor itu lepas dari dirinya.

Di hadapanku, kini Santo sudah telanjang bulan.

Ah...sungguh tidak adil, pikirku.
Dengan cepat kucopot juga kaus dan celanaku, lalu mencampakkannya ke lantai. Kami BERDUA sudah telanjang bulat. Begitu cepatnya. Aku begitu bangga pada Santo.

Dalam keadaan sama-sama telanjang, aku memeluk Santo. Lalu dengan perlahan aku mendorong kepala Santo kearah dadaku dan kuarahkan bibirnya ke puting tetek di dadaku. Antara aku dan Santo tidak banyak berbicara.

“Santo..., , tolong isep puting tetek Mas Herman...”.
Kuarahkan lagi mulut Santo ke puting tetek di dadaku.

Santo langsung mengerjakan apa yang kumaui. Dia menghisap puting tetekku. Semua dilakukannya dengan sempurna.

Ah...begitu sempurnanya Santo.
Begitu cepatnya dia mengerti.

Aku sendiri tak habis pikir, kenapa anak seusia dia, bisa begitu CEPAT BELAJAR?
Aku ingat apa yang pernah kubaca disebuah majalah bahwa sejak bayi, anak sudah membutuhkan seks. Mulai dari elusan, ciuman kasih sayang, pasti dinikmati. Itu yang dinamakan ”Seks Kedua” atau Second Sex.

Tapi ditengah pergumulan itu, eeh, dasar anak kecil yang masih lugu..., mendadak Santo menghentikan aku:

“Mas, Gue ke kamar mandi dulu, mau pipis..., pipis betulan” 

Oohh, cumbuanku rupanya merangsang syaraf penis Santo sehingga dia ingin kencing...

Entah karena sedang dimabuk birahi yang begitu menggelora, maka manakala kudengar Santo mau kencing, yang kurasakan justru KEHAUSAN yang amat sangat. Aku justru ingin minum.

Aku jusrtu ingin mereguk dan minum air kencing Santo. GILAAA!.

Tanpa berfikir dua kali aku langsung meraih penis Santo yang mulai kearah bibirku :

“Ayo, Santo kencing ke dalam mulut Mas Herman aja” pintaku.

“Jangan Mas jijik, di kamar mandi aja”
                                               
“Mas Herman tidak jijik To??”

Santo ragu2...,
Walaupun dia masih kecil, polos dan lugu, tapi dia tidak bodoh!.
Santo tahu tidak pantas kencing ke mulut orang...., Santo tidak tega mengencingi aku, tapi aku memaksa.. :

“Gak apa2 Santo, kencingi aja, Mas Herman rela minum air kencing Santo...”

Aku terdengar mengemis....

Ya, aku menghendaki Santo memuncratkan air kencingnya ke mulutku. Aku pengin merasakan, bagaimana semprotan hangatnya menyiram langit-langit mulutku. Aku pengin merasakan rasa urine dan air kencing Santo di lidahku. Aku pengin merasakan bagaimana kemaluan Santo dalam mulutku saat air kencingnya terpompa keluar dari batang kejantanannya, menggelontor masuk kedalam mulutku.

Santo tidak tega menolak,   ( http://ceritapanaslelaki.blogspot.com/

”Maaf ya Mas” katanya dan kemudian

”Ooooogghhhh...”

Dengan iringan teriakan HISTERIS yang keluar terbata-bata dari mulut Santo, akhirnya sebuah KEDUTAN BESAR menggoncang rongga mulutku. Cairan encer panas luber DMENGGELONTOR dari penis Santo dan menyemprot-nyemprot langit-langit mulutku. Tak henti-hentinya. Entah berapa banyak yang diikuti dengan aroma amoniak kencing hangat. Mulutku langsung penuh.

Terlintas rasa jijik. Aku ingin muntahkan apabila guyuran kending itu habis. Tetapi ternyata itu lain dengan apa yang terlintas dalam benak, nafsu dan tingkahku

Dan WOWWW!, tak diduga mengencingi langsung kedalam mulutku ternyata membangkitkan EROTISME yang hebat terhadap Santo!.

Mendadak. Tangan Santo meraih dan menekan kepalaku untuk lebih menghunjamkam penisnya semakin masuk ke dalam mulutku dan bersamaan dengan makin penuhnya air kencing Santo di mulutku, seperti saat seseorang MENCEKOKI air minum bervitamin pada anaknya, aku dipaksanya menelan semua air kencing yang tumpah dalam mulutku.

Aku gelagapan dan hanya punya satu pilihan agar tidak tersedak.   Kutelan semua cairan encer itu.

Uhh... uh.. uh... Santo... Kamu berani benar sih...

Sesudah yakin semua air kencingnya telah tertelan dan mengaliri tenggorokanku Santo lepaskan pegangannya dikepalaku. Aku langsung menarik nafas panjang.

Aku pandangi Santo. Aku heran dengan perilaku beraninya itu.

Sesungguhnyalah aku tak begitu kecewa. Bahkan aku merasakan, betapa air kencing Santo sangat segar dan nikmat rasanya. Rasanya mengingatkan pada kelapa muda yang sangat muda. Kukatakan pada Santo apa yang kurasakan.

”Mas, Gue minta maaf kencingin Mas Herman”

”Tidak apa2”

"Mas Herman suka minum kencing gue ya..?.”

Aku mengangguk seperti anak kecil pada ayah yang memarahiku, tapi aku yakin air kencing Santo adalah, hormon, bersih, bervitamin dan sehat..

Air kencing itu PROTEIN juga, pikirku

Sesungguhnya, aku bukannya menyukai air kencing atau suka dikencingi oleh Santo..., yang barusan kulakukan hanyalan bagian dari FANTASI SEKSUAL yang timbul begitu saja...., ada EROTISME SENSUAL saat anak lelaki itu menyodorkan penisnya dan menggelontorkan air kencing kedalam mulutku.....  

Ya, hanya SEKEDA fantasi sekssual..., BUKAN BERARTI aku ingin mengulanginya lagi, cukup sekali, ASAL TAHU SAJA.

Didalam fantasiku air kencing Santo bukan sekedar kuminum biasa, tapi dengan jiwa ragaku. Ectase! Suatu kenikmatan rohani. Aku bagaikan melepaskan nyawa ke nirwana, ke surga, saat hangatnya air kencing Santo pujaanku mengalir melalui bibir, mulut, lidah dan ke kerongkonganku.

Setelah Santo puas mengencingi aku, syahwatku bergolak golak tak tertahankan. Aku jadi amat sangat kehausan ingin merasakan keperkasaan lelaki remaja yang masih perjaka ini. NAAFSU... NAFSU... NAFSU...!!.

Oh...Birahiku menggelegak. Nafsuku berkobar. Syahwatku terbakar hebat.
Dengan masih memeluk Santo dengan erat, kurebahkan diriku ke atas kasur tempat tidurnya.

Kuangkat badannya supaya menindih tubuhku dari atas.

Kini dia berada di atas tubuhku.

Kuciumi pipinya, lehernya. Lalu leher itu mulai kujilati. Turun ke dadanya dan mengisap-isap perlahan puting tetek di dada Santo, kiri dan kanan. Lalu turun ke purutnya. Aku merasakan Santo menggelinjang.

Santo memejamkan matanya.
Tangannya mulai meraba-raba seprei tempat tidurnya.

Melihat gelagat itu, aku segera MENGERTI. Aku tak mau kehilangan moment!.

Aku MERENGGANGKAN kedua kaki dan mengangkatnya keatas sehingga selangkanganku terbuka lebar.

Kedua paha Santo yang kokoh berada diatara selangakanganku.

Dengan cepat aku MENGGENGGAM kontol Santo dan mengarahkan ke bibir lubang pantatku yang sudah kubaluri dengan gel pelicin. 

Lalu KUTUNTUN kontol besar Santo untuk memasuki lubang anusku.

"Ayo Santo, masukin...." pintaku.

Santo menekan burungnya.
Aku merasakan Santo MEMAKSAKAN kepala kontolnya yang keras berusaha mendobrak lubang anusku.



Ahhhh...aku sudah merasakan kepala burung itu sudah meulai menembus masuk. Dan...nambah lagi dan lagi dan akhirnya...

BLLLESSSSHHHH!..

Kini seluruh batang kontol Santo itu sudah amblas..., kurasakan pergesekan daging kontol Santo begitu nikmat didalam saluran anusku.

”Ooogghhh maaaasssss” Santo meratap nikmat

TANPA KUAJARI Santo memeluk erat tubuhku yang kini sudah dia KUASAI dibawah tindihannya dan dibimbing oleh NALURI KELELAKIAN, Santo mulai melakukan GERAKAN PERSENGGAMAAN secara alamiah.   ( http://ceritapanaslelaki.blogspot.com/

"Terus....Santoooooo" pintaku.

"Iya, Mas" katanya sembari terus mempompakan kontolnya semakin kencang.

“Terus...Toooo" pintaku lagi.

Santo tak menjawab dan terus memompaku.tanpa henti.  Aku melihatnya mulai berkeringat.  Langsung Santo kupeluk dan kubelai.  Remaja lelakiku yang perkasa.

Aku mengangkat kedua kakiku setingi-tingginya ke atas, atas kontol Santo tak sampai terlepas dari kandangnya.
Santo sepertinya sudah mengetahui apa yang aku maui. NALURI LELAKINYA begitu tajam, atau itu memang sebuah REFLEKS. Aku merasakan Santo semakin kencang memompa pantatnya, naik turun.

Santo memelukku semakin erat. Aku merasakan pelukan itu begitu eratnya. Erat sekali...

"Aaahhh... Santo... Punya kamuhhh... Besaarrr... Uuhhh..."

Santo melenguh dan memejamkan mata, meresapi setiap gerakan yang dia buat.
"Uuuhhh... Eeggghhh... Aduhh... Nggak pernah... Gue... Ngerasain... Enak kaya ginihhh..."

Dia merasa sangat nikmat... . Kini dia menghayati permainannya sendiri.

"Ohhh... Mas Herman...... Enaaakkk... Aahhh... Mmmhhh..."

"Uhhh... Yaaa... Ohhh... Aaaggghhh... Kenceng bangettt... Ayo Mas Herman..."

Aku juga bagai lupa daratan, kenikmatan yang kurasa benar-benar membius, dan sebentar lagi... Tinggal sebentar...

"Santoooo... Aaaggghhh... Ohh... Ohhh..."
Rasa kesemutan berdesir dan setruman nikmat merebak dari dalam saluran anusku dan puting tetek di dadaku, ke seluruh tubuhku hingga ujung jariku.



Kenikmatan menggelegak ini merayap begitu perlahan sehingga terasa seakan berjam-jam, walau sebenarnya hanya sekitar 20 menit. Penis Santo semakin cepat dan kasar menggenjot anusku dan menggesek-gesek dinding salurannya yang mencengkeram erat.

Hisapan dan jilatannya pada puting tetekku pun semakin cepat dan bernapsu. Aku begitu menikmatinya sampai akhirnya seluruh tubuhku terasa penuh SETRUMAN BIRAHI yang intensitasnya perlahan terus bertambah seakan tanpa henti hingga akhirnya seluruh tubuhku terpaksa bergelinjang tanpa bisa kukendalikan saat kenikmatan gairah ini meledak dalam seluruh tubuhku.

"Ngghh.. nghh.. nghh.. Santoooo.. Agghhh!!" pekikanku meledak menyertai gelinjang liar tubuhku

Aku merasakan kenikmatan PALING DAHSYAT dalam hidupku,. Kami berpelukan, berguling sementara Santo masih meneruskan tikaman penisnya kedalam lubang anusku, membawaku semakin jauh dari dunia ini...

CROOOTT... CROOOTTT... CROOOOTTTT
Ledakan kenikmatan klimaks dan mucratnya air maniku terasa seperti berpuluh-puluh menit itu menyemburkan lendir pejuh dari batang kontolku.

Gantian Santo yang mendesis desis kenikmatan

Ooghgggg, ssshhhhhh....oooccchhhhh........

"Mas hermaaan... Oooaaaggghhh!!! Oh, yeaaahhh!!!"

Di kamar tidur anak majikan itu terdengar jelas bunyi gempuran batang kontol Santo, ditambah rintihan nikmat dari anak muda ini. Santo mendesah-desah terus seakan habis melahap makanan dari Padang yang pedas dan panas... “

Aaaah...Mas...aouhhh...aaaahh......”

Santo semakin kuat menggeliat, tubuhnya mengguncang guncang tubuhku... Nikmatnya persetubuhan antara cowok dengan cowok benar-benar diresapi olehnya.

“Aaaaggghh...!” jerit Santo ketika bendungan maninya jebol juga...

Tanpa sadar ia memegang kepalaku dan tubuhnya menegang ketika air maninya menyembur berulang kali di dalam lubang anusku dengan derasnya.

Crrooottt..croottthh... crrooottt..croottthh...

"Ohhh... Santooo... Ohh... Kamu... Udahh... Bukan perjaka... Lagi... Ahh..."

Tubuh Santo yang bercucuran keringat ambruk keatas tubuhku tapi batang kontol itu masih tetap dia biarkan menancap didalam anusku.    ( http://ceritapanaslelaki.blogspot.com/

Dasar anak muda yang kuat birahi, walau telah menyemburkan air mani yang begitu banyak, batang kontolnya tetap tegak berdiri dan seakan-akan siap untuk bertempur lagi untuk kedua kalinya.

Ia menciumiku, memanjakan puting tetek di dadaku, membelai-belai rambutku...
Dengan napas yang tersengal-sengal Santo berbisik di telingaku,

"Duhhh... Nggak nyangkah... Mas Herman... Nakal banget... Ahh... Tapi gue... Suka... Dinakalin... . Mas Herman...?"

Duuuuh..., betapa jauh sekali BEDANYA, kenikmatan disetubuhi oleh seorang remaja lelaki seperti Santo dibanding waktu aku pertama kali disodomi secara paksa dahulu oleh buruh petani di kampungku, Pak Joko.



ANAK MAJIKAN = PEJANTANKU

Santo ternyata sudah mampu melakukan tugasnya semakin sempurna. Santo sudah membuktikan bahwa dia mampu melakukan tugas sebagai laki laki sejati yang sudah dewasa.

"Mas......." bisiknya

”Apa Santo?”

”Barusan itu artinya kita udah kawin ya” tanyanya polos.

”Ya sayang..., kita udah kawin”

“Nanti Mas Herman tidak hamil?” makin lugu pertanyaannya “Mas tidak apa2?”

"Aku tidak apa2 Santo. Mas Herman sayang sama kamu. Ini rahasia kita berdua, ya. Enggak boleh bilang kepada siapa-siapa, ya," ujarku

"Iya, Mas."  Begitu tegasnya ucapan Santo.
“Tapi artinya Mas Herman yang Mamie, dan Gue jadi Papie?”

"Wah kok aku dianggap cewek?" tanyaku.

"Engga apa-apa, Mas Herman sekarang kan udah jadi mamie kesayangan papie” celotehnya

"Terserah Santo saja " kataku.

"Sudah nggak capai lagi kan Mam!" sahut Santo

"Memang kenapa!?" tanyaku.

"Masih kuatkan?" tanyanya lagi dengan senyum nakal.

Aku tidak memberi jawaban lagi, hanya MENUNDUK MALU.
Aku tahu Santo ingin melakukannya sekali lagi.
Dasar remaja yang masih berdarah muda!.

Sejujurnya aku tidak akan mampu menolak permintaannya yang membuat hati dan tubuhku melayang-layang di udara.

Dan siang itu, untuk KEDUA KALINYA Santo menggarap tubuhku lagi.

Tidak perlu kuajari lagi...

Aku suka anak muda ini, semangat birahinya yang berkobar mampu mengimbangi dengan nafsuku yang selalu bergolak.

Setelah selesai permainan RONDE KEDUA, aku rebahan disamping Santo. Kupeluk dia dengan kasih sayng dan mengelus-elus kepalanya.

"Kamu laki-laki hebat, Santo. Percayalah apa yang Mas Herman katakan, " kataku.

“Mas Herman suka?” tanya Santo

Pertanyaan Santo yang tidak perlu jawaban sebenarnya. Karena siapapun setelah mengalami persetubuhan yang demikian nikmat, pasti akan suka dan pasti ingin mengulangi lagi.

”Santo suka?” tanyaku

Dia mengangguk,
“ Iya Mas Herman..Gue suka..Mas Herman pinter banget...”

“Kamu mau lagi gak besok kita beginian lagi?”  tanyaku lagi

Santo tersenyum dan mengangguk.

  ------------------------


Semenjak kejadian itu, terjadilah suatu hubungan percintaan sejenis yang GANJIL antara anak remaja SMP dan pria dewasa. Hubungan HOMOSEKSUAL antara anak majikan dan tukang kebun.

Hanya saja aku harus HATI HATI.
Supaya tidak dicurigai, aku sengaja tidak mau kelihatan terlalu akrab dengan Santo dihadapan kedua orang tuanya. Aku bahkan sengaja menghindari dan menjauhi Santo.

Tapi menjerumuskan seorang remaja lelaki untuk menjalankan tugas seperti lelaki dewasa bukannya tanpa RESIKO...!.    ( http://ceritapanaslelaki.blogspot.com/

HORMON2 KELELAKIAN Santo yang berkembang tak terkendali dan darah muda yang bergejolak secara LIAR membuat pikiran Santo hanya dipenuhi keinginan untuk melampiaskan kebutuhan biologis SETIAP SAAT.

AKIBATNYA FATAL...!!

Kalau awalnya aku yang merayu2, membujuk2, menjerumuskan dan mencabuli Santo, sekarang situasinya BERBALIK DRASTIS....!. Justru Santo yang selalu LEBIH DULU mengambil inisiatif...!.

Tanpa kusadari, aku seperti telah merawat dan membesarkan BAYI MACAN yang sekarang telah tumbuh jadi SEEKOR HARIMAU BUAS yang siap menerkam mangsa yang tak berdaya dan mencabik2 tubuhku dengan taringnya.

Kami gampang menemukan waktu untuk berbuat cabul. Setiap Santo PULANG SEKOLAH, tak pernah sekalipun dia sempat istirahat, mandi dan makan dulu..., Santo pasti sudah langsung MEMANGGIL aku dan langsung membujuk aku masuk ke kamarnya....,

Ya awalnya dia cuma membujuk, tapi lama2 dia mulai MENUNTUT,  

Adalah kesalahanku lupa menyembunyikan video2 gay seks yang berada dilaci samping tempat tidur Santo sehingga tanpa kuketahui Santo rupanya sering menonton video2 tersebut saat aku sedang di bekerja di rumah dan dari situ dia MEMPELAJARI berbagai TEHNIK SEKS para lelaki gay.

Aku sungguh terkejut memperhatikan adanya PERUBAHAN BESAR dalam tatapan dan sikap Santo terhadapku.

Tidak...., sikap Santo sehari2 kalau sedang berada diluar kamar sebenarnya tidak ada perubahan dan dia tetap bersikap SOPAN terhadapku, tapi perobahan yang drastis terjadi kalau kami sudah MASUK KE DALAM KAMAR tidur,

Dan ada SATU LAGI yang mengkhawatirkan aku
Darah remaja yang bergolak didalam tubuhnya membuat nafsu birahi Santo GAMPANG terbakar...

Masalahnya kalau Santo sedang bernafsu, tanpa basa basi dia BERANI menarik tanganku kedalam kamar tidur dan minta diisep..., bahkan itupun dia lakukan kalau aku sedang bekerja membersihkan halaman, sehingga kadang kurasakan MBOK MINAH para TETANGGA seperti memandangku dengan tatapan mata yang penuh keheranan.   

Yang mengagetkan juga, kudapati Santo sekarang sering hanya memakai BOXER, celana pendek longgar TANPA celana dalam sehingga kulihat batang penisnya tercetak jelas di balik kain tipis boxernya.

Aku berusaha sedapat mungkin untuk BERUPAYA CUEK terhadap segala perubahan gelagat yang sedang berlangsung pada Santo namun dalam beberapa hari kemudian gairah Santo menjadi semakin tak terkendali.

Saat itu Santo sedang bersandar di lantai ruang keluarga  sedang nonton TV, iseng kutanya:

”Kenapa Santo tidak pakai celana dalam?”

”Supaya gue gampang masukin titit Santo ke lubang Mas Herman” katanya...,

”Iya tapi Santo pakai celana dalam saja”

”Mas Herman kan suka titit gue?” tanyanya lagi...

Aku cuma mengangguk..
Dan tak diduga, Santo memelorotkan kolornya

”Bener kan Mas Herman suka ditusuk titit gue?”

Sambil berkata begitu, Santo meraih tanganku dan mengajak aku masuk kedalam kamar.

Aku tak ingin menolak: 
Inilah resiko yang harus kutanggung, aku selalu mematuhi perintah Santo.
Karena itu yang kuinginkan. Dan aku sekarang sudah mendapatkan semuanya.

Ooohh Santo... Santo-ku!.



TAMAT

2 comments:

  1. apa yang saya cari, terima kasih

    ReplyDelete
  2. tolong dong mas buat cerita tentang anak tiri dan ayah tirinya

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...